Warga Singapura Hilang di Pulau Komodo Saat Sedang Menyelam

Warga Singapura Hilang di Pulau Komodo

LiputanInformasi.com – Rinta Paul Mukkam, wisatawan asal Singapura menghilang ketika menyelam di Perairan Gillilawa, Pulau Komodo, Kamis (13/6). Kepolisian Resor Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur mengerahkan anggotanya untuk mencari perempuan berumur 40 tahun itu.

“Kepolisian masih fokus melakukan pencarian terhadap korban asal Singapura yang hilang di perairan Gillilawa. Kita sudah mengumpulkan informasi awal dari beberapa saksi namun proses penyelidikan masih menunggu proses pencarian korban hingga selesai,” kata Kapolres Manggarai Barat AKBP Dr Supiyanto di Manggarai (16/7).

Rinta bersama 15 orang wisawatan dari sejumlah negara menyelam hingga kedalaman lima meter dengan didampinginya empat pemandu selam.

“Ketika sudah melakukan penyelaman pertama, semua penyelam termasuk korban kembali ke permukaan laut untuk beristirahat. Ketika turun melakukan penyelaman kedua dengan kedalaman dua meter, korban Rinta Paul Mukkam memberi isyarat kepada pendamping. Ia memberi isyarat ingin berpisah dan tidak ingin ada pendamping yang mengikutinya,” lanjutnya.

Warga Singapura Hilang di Pulau Komodo Saat Sedang Menyelam
Baca Juga: KPK Pesimis Bisa Mengembalikan Semua Kerugian Kasus Korupsi E-KTP

Dia mengatakan ketika para penyelam kembali ke permukaan ternyata korban tidak muncul ke permukaan sehingga beberapa pendamping melakukan pencarian di sekitar lokasi penyelaman, namun korban tidak ditemukan.

“Dugaan sementara korban terseret arus ¬†bawah laut ynag sangat deras di sekitar lokasi kejadian itu,” kata Supiyanto.

Ia menjelaskan berdasarkan informasi yang diperoleh kepolisian, korban Rinta sudah 300 kali menyelam di sejumlah perairan di Indonesia termasuk di perairan Gillilawa.

Sementara itu, tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas, Polair, TNI AD dan TNI AL serta BPBD Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur masih melakukan pencarian terhadap korban Rinta Paul Mukkam di Perairan Komodo.

Sumber: Merdeka

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *