Kampung Akuarium Akan Kembali Digusur, Warga Minta Perlindungan Anies-Sandi

Warga Minta Perlindungan Anies-Sandi Saat Mengetahui Kawasan Tersebut Akan Digusur Kembali

Liputaninformasi – Warga kampung Akuarium dan Pasar Ikan, Penjaringan, jakarta Utara yang sudah digusur, kini kembali membangun rumah semi permanen. Hal ini kemudian membuat Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merasa geram. Ahok kemudian mengancam akan kembali meratakan rumah-rumah semi permanen yang sudah dibangun warga.

Menyangupi hal tersebut, para warga yang bertahan di lokasi meminta perlindungan dari Gubenur dan Wakil Gubenur terpilih Anies-Sandi. Para Warga juga diketahui menagih janji kepada Anies-Sandi bahwa tidak ada lagi pengusuran yang akan terjadi.

“Ya kan gubernurnya sudah ganti lagi bukan si Ahok lagi, tapi Anies-Sandi. Janji si Pak Anies dan Sandi tidak bakalan ada lagi penggusuran. Ya dibuktikan saja buat lindungi kami. Walau sekarang Gubernur DKI masih Ahok, ya Anies sama Sandi pasang badan dong di sini kalau memang benar Ahok bakal meratakan kembali hunian kami,” ujar salah seorang warga, Edy di lokasi, Rabu (3/5).

Menurut pantauan yang ada, sudah ada ratusan rumah yang sudah dibangun oleh warga di kawasan yang direncanakan akan dibangun kawasan wisata. Mereka membangun rumah semi permanen dengan sisa-sisa hasil penggusuran, berupa triplek dan bahan lain yang bisa ditemukan. Edi juga mengatakan bahwa mereka sangat mengharapkan Anies-Sandi bisa lebih memperhatikan mereka.

Baca Juga : Tanggapan Djarot Atas Pembakaran Karangan Bunga Yang Dilakukan Oleh Massa Buruh
Warga Minta Perlindungan Anies-Sandi Saat Mengetahui Kawasan Tersebut Akan Digusur Kembali

“Masa iya tega lihat kami menderita lagi. Di sini, profesinya warga itu nelayan. Jelas lebih pilih hunian yang tidak jauh dari laut,” kata Edy. “(Ini semua) Bangun dari warga Pasar Ikan, serta Kampung Akuarium patungan dengan cara memulung material bangunan yang sudah bekas, yang bertujuan mendirikan kembali istananya mas,” sambungnya.

Ilham, yang merupakan warga lain juga mengaku masih memendam kekecewaaan karena Pemprov DKI Jakarta yang meratakan tempat tinggalnya. Ilham juga mengaku bahwa dia masih mengingat saat kendaraan alat berat merobohkan rumah warga dikawasan tersebut. “Ya dibilang dendam ya dendam saya pak ya. Di sini warga tenang melaut, ketika itu melaut, pulang-pulang rumah sudah rata tanah. Kalau begini, di sisi yang mana pemerintah berpihak ke masyarakat itu. Kami minta Anies-Sandi ini jangan diam saja kalau Ahok ada rencana lagi buat gusurin kami semua. Kami ini mau kalau pak Anies Sandi ada di sini saat kami bakalan mau digusur Ahok,” tegas Ilham.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *