Tilang Online Akan Mulai di Berlakukan Oleh Pihak Kepolisian

LiputanInformasi.com – Mulai hari Jumat tanggal 16 Desember tahun 2017 sudah di berlakukan sistem tilang online atau e-tilang. Proses penilangan online ini di nilai sangat berpengaruh yang dulu harus menyita banyak waktu lewat persidangan, tapi sekarang sudah tidak perlu memakan banyak waktu dan repot lagi.

Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, menjelaskan alih-alih di tilang menggunakan blank/surat tilang, pengendara yang melanggar akan di catat melalui aplikasi yang di miliki personel kepolisian. Setelah terekam, dalam waktu singkat pengendara akan mendapat notifikasi berupa kode yang isinya persis seperti surat tilang, disertai kode untuk melakukan pembayaran melalui BRI.

“Tilang online ini memberikan suatu kemudahan untuk melakukan pembayaran denda yang ia kenai. Ini adalah suatu kesempatan yang diberikan kepada pelanggar untuk menitipkan denda langsung ke bank dengan fasilitas yang dia miliki, mungkin dengan e-banking, ATM, atau datang langsung ke teller cabang bank terdekat,” kata Budiyanto kepada Kompas.com, Rabu (14/12/2016).

Tilang Online – Baca Juga >>> Saat Di Rumah Lelang, Lukisan Ahok Laku Sampai 30 Juta

Pengendara diwajibkan membayar dengan maksimal sesuai pasal yang dilanggar. Jika pembayaran sudah dilakukan, petugas yang menilang pelanggar juga akan menerima notifikasi di ponselnya. Pelanggar bisa menebus surat yang disitanya langsung dengan cukup menyerahkan tanda bukti pembayaran sah dan juga bisa mengambilnya di tempat yang diberitahukan di dalam notifikasi.

Untuk tilang yang saat ini kita ketahui dengan slip merah yang pelanggarnya ingin mengikuti sidang, prosesnya juga persis sama. Aplikasi e-tilang terintegrasi dengan pengadilan dan kejaksaan. Hakim akan memberi putusan dan jaksa akan mengeksekusi putusan tersebut, biasanya dalam waktu seminggu sampai dua minggu.

“Kalau sidang, hakim biasanya menetapkan denda jauh lebih rendah dari denda maksimum, nah nanti sisa pembayaran kita akan di transfer kembali, atau di minta mengambilnya lewat kejaksaan bagi yang tidak memiliki fasilitas pembayaran,” kata Budiyanto.

Budiyanto kembali menjelaskan bahwa saat ini e-tilang masih memiliki keterbatasan dan mulai besok aplikasi hanya bisa melayani slip tilang biru, yang artinya belum bisa melayani slip tilang biru. Tilang biru yang selama ini bisa dilakukan dengan menitipkan uang tunai ke petugas, kini sudah di larang karena tidak boleh ada transaksi antara pelanggar dan petugas kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *