Siti Aisyah, Tersangka Pembunuhan Kim Jong Nam, Masih Akan Di Tahan 7 hari Ke Depan

Siti Aisyah Masih Akan Di Tahan 7 hari Ke Depan

Liputaninformasi – Kepolisian Diraja Malaysia memperpanjang masa pertahanan warga indonesia hingga tujuh hari ke depan. Warga Indonesia yang diketahui bernama Siti Aisyah ini harus mendekam dipenjara karena menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan Kim Jong Nam.

Kepala Kepolisian Diraja Malaysia Inspektur Jendral Polisi, Tan Sri Dato’ Khalid Bin Abu Bakar, mengatakan bahwa masih membutuhkan waktu tujuh hari sampai penyelidikan ini selesai. “Penyelidikan belum selesai. Masa penahanan disambung hingga tujuh hari lagi,” katanya dalam jumpa pers di Markas Besar Kepolisian Diraja Malaysia, Rabu (22/2/2017).

Khalid mengatakan bahwa sampai saat ini, kepolisian telah menangkap empat orang dan masih akan memperpanjang masa penahanan tiga diantaranya. “Yang ditahan dua orang perempuan dan satu orang laki-laki Korea Utara dan satu orang teman laki-laki dari Siti Aisyah didibebaskan hari ini,” katanya.

Baca Juga :
Kim Jong Nam Tewas, Ini 3 Alasan Kuat Kim Jong Un Ingin Kakaknya Mati
Kim Jong-nam, Kakak Tiri Presiden Korea Utara Tewas Akibat Racun Ini
Siti Aisyah Masih Akan Di Tahan 7 hari Ke Depan

Kepolisian juga sedang mencari empat warga Korut lainnya yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan Kim jong Nam. Bahkan pihak kepolisian juga yakin mereka sudah meningalkan negara ini dan sudah berada di Pyongyang, Korea Utara. Khalid juga meminta Otoritas Korea Utara membantu menangkap mereka dan menyerahkannya ke kepolisian Malaysia.

Khalid juga menyebut adanya keterlibatan Pejabat Korut dan Staf maskapai penerbangan milik Korut dalam kasus pembunuhan ini. Kepolisian Malaysia juga sudah menyurati Duta Besar Korea Utara untuk mengijinkan kepolisian untuk mewawancarai mereka. “Kami harap Kedutaan Korea bekerja sama dengan kami dan mengizinkan kami mewawancarai mereka secepatnya. Kalau tidak, kami akan memanggil paksa mereka,” katanya.

Di sisi lain, Kedutaan Korea Utara di Kuala Lumpur dalam siaran persnya meminta Kepolisian Malaysia untuk melepaskan tahan dari Vietnam, Indonesia dan Korea Utara. Karena menurut Kedutaan Korea Utara di Kuala Lumpur pihak kepolisian Malaysia menahan mereka tanpa suatu alasan yang jelas.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *