Sejumlah Personil Diturunkan Untuk Mengamankan Gereja Menjelang Natal Dan Tahun Baru

Sejumlah Personil Diturunkan Menjelang Natal Dan Tahun Baru

Liputaninformasi – Sekitar 900 personil akan disiagakan untuk melakukan pengamanan di wilayah kota Malang. Setiap personil tersebut akan melakukan pengamanan di setiap gereja yang akan menjalankan momen menjelang natal sampai tahun baru. Personil pengamanan tersebut juga terdiri dari Kepolisian, TNI dan Satpol PP Kota Malang yang akan berjaga di 41 titik keramaian.

Kapolres Kota Malang, Dodot Dwianto mengatakan bahwa ratusan personil tersebut akan di turunkan di 41 titik keramainan di kota malang. ” Mereka juga harus melakukan pengamanan di 96 gereja selama natal,” Kata Dodot Dwianto Rabu (17/12/2014).

Dodot juga mengatakan bahwa pengamanan gereja itu terdiri dari 3 bagian. Pengamanan pertama diturunkan sebanyak 10 anggota kepolisian dibantu dengan pengamanan internal TNI di empat gereja yang berpotensi rawan. Pengaman ke dua dilakukan di gereja besar namun tidak rawan. Kemudian pengaman ke tiga di gereja – gereja kecil.

Sejumlah Personil Diturunkan Menjelang Natal Dan Tahun Baru

Puncaknya, kata Dodot, akan digelar Operasi Lilin Semeru 2016 yang berlaku pada 23 Desember sampai 2 Januari. Petugas secara gabungan akan disiagakan dengan bekerja sama dengan pihak keamanan gereja setempat.

“Besok saya bersama Kasat Lantas baru rapat ke Polda. Setelah itu baru rakor internal bahas rencana PAM natal dan tahun baru,” katanya.

Menurut Dodot, ada tiga titik yang harus menjadi fokus pengamanan kepolisian. Yakni alun-alun merdeka dan tugu, kawasan Jalan Sukarno-Hatta, dan kawasan Jalan Ijen. “Kami menyiapkan tiga kompi petugas di lokasi tersebut,” imbuhnya.

Dodot juga menjelaskan kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap segala teror atau macet saat natal dan tahun baru. Dodot juga menambahkan 3 pos pantau baru. Setiap pos  yang akan dibangung saat tahun baru ini bertujuan untuk mengurangi segala kondisi buruk yang ada, termasuk kemacetan. 3 pos pantau tersebut akan dibangun di Jalan Ahmad Yani, Jalan Kayutangan, dan Jalan Ijen.

Walikota Malang, M. Anton juga meminta setiap warga untuk membantu menjaga keamanan kota Malang menjelang natal dan tahun baru. “Sejauh ini Kota Malang masih aman, tidak ada ancaman kerusuhan. Tetapi kita semua harus tetap waspada dan menjaga Kota Malang tetap kondusif,” pungkas Anton.

Anton berharap, perayaan natal dan tahun baru bisa berjalan dengan lancar tanpa gangguan keamanan. Masyarakat yang menjalankan ibadah, juga bisa khusyuk dan nyaman.

Baca Juga Berita dan Informasi Lainnya Disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *