Putin Kemungkinan Akan Maju Kembali Pada Pemilu Rusia Tahun Depan

Putin Kemungkinan Akan Maju Kembali Pada Pemilu Rusia Tahun Depan

Liputaninformasi – Vladimir Putin, sudah menjabat sebagai Presiden Rusia selama enam tahun lamanya. Kepemimpinannya periode ini akan berakhir pada Maret 2018, namun tidak kecil kemungkinan dirinya akan mencalonkan dirinya kembali.

Hal tersebut diketahui saat Putin melakukan tanya  jawab selama tiga jam di hadapan anak-anak Rusia, di sebuah sekolah di kota Black Sea, Sochi.  Berbagai pertanyaan dijawab oleh dirinya, termasuk ketika ada seorang anak yang bertanya apa yang akan dilakukan setelah dia meninggalkan kantornya.

Mendapatkan pertanyaan seperti itu, Patin hanya tersenyum sambil berkata, “Saya belum memutuskan akan meninggalkan kantor kepresidenan atau tidak.”

Meski demikian, dirinya kembali berjanji untuk tidak mengubah Konstitusi Rusia untuk menjadikan dia bertahan sebagai presiden. “Saya memiliki sebuah kesempatan, saya bisa meminta mengubah konstitusi di suatu masa, namun saya tidak akan melakukan itu. Dan saya tidak berniat melakukannya di masa depan,” lanjut dia.

Baca Juga : Syarat Kontroversial Donald Trump Bagi Muslim Yang Ingin Masuk AS
Putin Kemungkinan Akan Maju Kembali Pada Pemilu Rusia Tahun Depan

Aturan saat ini memungkinkan presiden untuk melayani setidaknya dua periode berturut-turut. Putin pernah menjadi perdana menteri pada 1999-2000 lalu terpilih sebagai presiden pada 2000 hingga 2008. Dia menjadi perdana menteri lagi pada 2008-2012 baru kemudian menjadi presiden lagi sejak 2012. Hal tersebut yang memungkinkan dirinya untuk bisa menjadi Presiden Rusia satu periode lagi.

Dalam sesi tanya jawab yang dilakukan, Patin menghadapi berbagai serangkian pertanyaan dari anak-anak, namun tak ada yang kontroversial. Dia menuturkan sangat suka bercengkrama dengan teman-temannya, selain itu dia juga mengaku suka mendengar musik, membaca buku sejarah dan olahraga.

Putin juga mengaku bahwa dirinya sangat jarang menggunakan internet, namun dirinya juga mengaku sangat tertarik ketika membandingkan orang-orang yang menggunakan identitas palsu secara daring saat dirinya bekerja untuk agen intelijen KGB.

Pada pertanyaan terakhir dalam tanya jawab tersebut, Putin ditantang untuk menjawab tiga nilai penting dalam kehidupannya. “Cinta, kebebasan dan hidup itu sendiri,” jawab sang presiden Putin.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *