Puluhan ribu warga jabar mengalami gangguan kejiwaan

Puluhan ribu warga jabar mengalami gangguan kejiwaan

Liputaninformasi.com – Puluhan ribu warga Jabar mengalami gangguan jiwa. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, Perda yang spesifik mengatur permasalahn kejiwaan sejauh ini hanya dimiliki Provinsi Jabar.

Dengan adanya Perda tersebut, diharapkan fasilitas kesehatan yang khusus untuk menangani penyandang masalah kejiwaan bisa bertambah.

Perda ini bisa berpengaruh pada penataan dan penambahan fasilitas dan tunjangan untuk masyarakat yang memiliki gangguan jiwa.

Warga jabar saat ini membutuhkan Perda

Guna mengadakan perda ini sangat penting, Karena pasalnya jumlah masyarakat yang mengalami masalah kejiwaan di Jabar banyak, sementara fasilitas penunjang kesehatannya kurang.

Dari data jumlah warga jabar yang mengalami gangguan jiwa diperkirakan sampai sekitar 72.000 ribu orang. Kebanyakan dari mereka berada di sekitar jalanan ataupun di pasung. Saat ini Jawa Barat yang dinyatakan sebagai orang dengan masalah kejiwaan (ODMJ).

Warga jabar tentu sangat berharap adanya Perda ini bisa berpengaruh pada penataan dan penambahan fasilitas dan tunjangan untuk masyarakat yang memiliki gangguan jiwa.

Salah satu dari perda ini adalah perluasan pelayanan kesehatan jiwa. Pemerintah bisa bekerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat untuk menangani masalah kejiwaan. Perda ini mendorong untuk memperbanyak fasilitas kesehatan jiwa.

Klik disini untuk informasi lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *