Presiden Soekarno Berpidato Proses Lahirnya Pancasila, Ini Videonya!

Presiden Soekarno Berpidato Proses Lahirnya Pancasila

LiputanInformasi.com – Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata Sansekerta, yakni panca yang berarti lima dan sila yang berarti prinsip atau asas yaitu lima asas atau lima prinsip. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Lahirnya Pancasila tidak terlepas dari peran Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan menjelang kekalahan Tentara kekaisaran Jepang di akhir Perang Pasifik. Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan yang dalam bahasa Jepang disebut Dokuritsu Junbi Cosakai itu kemudian mendapatkan tambahan kata “Indonesia” sehingga menjadi BPUPKI.

Dikutip dari buku Soekarno Penyambung Lidah Rakyat, Ketua BPUPKI dr Rajiman membuka sidang panitia itu dengan mengemukakan pertanyaan kepada rapat: “Negara Indonesia Merdeka yang akan kita bangun itu, apa dasarnya?”

Kebanyakan anggota tidak mau menjawab pertanyaan itu, karena takut akan menimbulkan persoalan filosofi yang berpanjang-panjang. Perserta langsung membicarakan soal undang-undang dasar.

Sejak rapat BPUPKI dibuka pada 28 Mei 1945, tidak mendapat titik terang soal dasar negara Indonesia. Hingga akhirnya pada 1 Juni 1945, Bung Karno mendapat giliran untuk menyampaikan gagasannya tentang dasar negara Indonesia merdeka, yang dinamakannya Pancasila, Lima Sila.

Presiden Soekarno Berpidato Proses Lahirnya Pancasila
Baca Juga: Langsung Tidur Setelah Sahur? Ini 5 Efek Yang Berbahaya Bagi Tubuh

Pidato Bung Karno tersebut menarik perhatian anggota panitia dan disambut tepuk tangan yang riuh. Sesudah itu sidang mengangkat suatu panitia kecil untuk merumuskan kembali Pancasila yang diucapkan Bung Karno.

Karena itu pula setiap 1 Juni diperingati hari lahirnya Pancasila hingga hari ini. Dalam sebuah kesempatan Bung Karno pernah bercerita secara langsung soal proses dicetuskannya Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *