Pihak Rizieq Shihab Mengadu ke PBB & Kirim Surat ke Kapolri, Ini Tujuannya!

Pihak Rizieq Shihab Mengadu ke PBB

LiputanInformasi.com – Polri angkat bicara tentang rencana pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab dan tim kuasa hukum untuk membawa kasus pornografi yang menejeratnya ke lembaga HAM PBB> Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul, mempertanyakan ugensinya jika Rizieq mengadukan kasus tersebut ke PBB.

“Kita ingin melihat urgensinya apa dalam kasus ini. Kita kan baru memeriksa sebagai saksi. Kemudian kalau ini diperiksa menjadi dilaporkan ke HAM, ini kan urgensinya apa?” ujar Martinus saat ditemui di Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin lalu.

Martinus mengatakan ada mekanisme sendiri jika ingin mengadukan ke Dewan HAM PBB misalnya terkait kejahatan luar biasa seperti genosida (pembunuhan berencana secara besar-besaran terhadap suatu bangsa atau ras).

Pihak Rizieq Shihab Mengadu ke PBB
Baca Juga: Panglima TNI Berantas Jenderal Yang Melakukan Korupsi, Ini TNI Yang Dihukum Seumur Hidup

Martinus juga menegaskan, pemeriksaan terhadap Rizieq terkait dugaan percakapan mesum dengan Firza Husein tak dapat disebut kriminalisasi. “Kriminalisasi itu apabila belum ada pasal yang mengatur tentang perbuatan melawan hukum. Kalau sudah ada pasalnya, kalau sudah ada rincian perbuatannya tentu akan dilakukan proses hukum. Jadi bukan kriminalisasi,” ujar Martinus.

Pihak Rizieq Shihab Kirim Surat ke Kapolri

Selain itu, diketahui Koordinator tim pembela Rizieq Shihab, Eggi Sudjana menegaskan pihaknya akan mengirimkan surat kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian. “Intinya kita sebagai lawyer melihat kasus ini merupakan rekayasa hukum, kriminalisasi terhadap ulama. Dengan berbagai analisis sudah saya tulis lengkap, yang saya tujukan ke Kaplri, tembusan Presiden, DPR, BIN, untuk supaya dilakukan SP3,” ungkap Eggi.

Eggi mengaku, salah satu alasan pihaknya mengirimkan surat adalah untuk membendung reaksi pendukung Rizieq Shihab. Sebab, para pendukung pemimpin Front Pembela Islam (FPI) itu tidak rela jika Rizieq Shihab dikriminalisasi.

“Kalau habib (Rizieq Shihab) ditahan, bagaimana menahan radikalisasi pendukungnya. Kita harap tidak ada konflik sosial yang besar,” ungkap dia.

Eggi menegaskan, apa yang disampaikannya itu bukanlah bagian dari ancaman. Melainkan mencoba menjaga keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Ini bukan hukum yang benar ditegakkan. Ini kasus private. Kalaupun benar, kasus ini tidak bisa diproses. Ini urusan pribadi orang, yang mengungkap kasus ini harusnya yang ditangkap. Habib (Rizieq Shihab) dan Firza (Husein) itu korban,” tandas Eggi Sudjana.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *