Pejabat Terima Suap Rp 10 T, Amien Rais Akan Buka Mulut?

Pejabat Terima Suap Rp 10 T

LiputanInformasi.com – Reklamasi teluk Jakarta sudah banyak menuai pro dan kontra. Dari awal dilaksanakannya, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, sudah menolak keras reklamasi tersebut. Isu ini juga yang digunakan para penantang untuk meraih simpati warga untuk menjatuhkan calon petahana di Pilgub DKI lalu.

Ketika di tanyai, Amien Rais mengaku kalau alasannya mendukung Anies-Sandi adalah karena menolak reklamasi. Amien juga mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Amien mengaku mendapat kabar ada pejabat pemerintah yang menerima uang sebesar Rp 10 triliun dari pengembang untuk melancarkan proyek reklamasi tersebut.

“Ini jelas Podomoro ya sudah membuat iklan di Hong Kong, katanya ada pejabat kita yang dapat Rp 10 triliun,” katanya saat di acar seminar dengan tema ‘Stop Reklamasi Teluk Jakarta’ di Ruang KK I Gedung DPR, Senayan. “Secara logis untuk kepentingan bangsa, ini harus kita hentikan bersama-sama,” lanjutnya.

Amien berharap proyek besar reklamasi tersebut segera dihentikan. Sebab, reklamasi hanya menguntungkan segelintir pihak yakni para pengembang.

Saat itu ia pun bersyukur pasangan Ahok – Djarot kalah di Pilgub DKI Jakarta. Dengan demikian, kata dia, reklamasi teluk Jakarta benar-benar bisa dihentikan. “Andai kata Ahok-Djarot menang, ini selesai. Tapi karena Allah masih menyayangi bangsa kita ini, kasih nafas dulu,” kata Amien.

Pejabat Terima Suap Rp 10 T
Read More: Ahok Meminta Adiknya Untuk Membawa Al Kitab Saat Mengunjungi Dirinya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun angkat bicara. Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengaku pihaknya belum mengetahui ucapan Amien Rais tersebut.

Seandainya ucapan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu benar, Amien Rais dipersilakan melapor ke KPK.

“Kami selalu menegaskan kepada rakyat, seluruh warga negara yang ada di Indonesia. Siapa saja yang mengetahui terdapat indikasi kasus korupsi maka silakan laporkan ke penegak hukum termasuk KPK,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah ketika berbincang dengan merdeka.com di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (18/5).

Febri menegaskan bahwa tidak menutup kemungkinan dan memberikan kesempatan dengan luas untuk Amien Rais segera melaporkan peristiwa tersebut ke KPK jika memang terbukti.

“Jelas kami akan tanggapi dan segera kami tindak jika memang terbukti apa yang beliau sampaikan tersebut, sampai saat ini kami memang belum mendengar pernyataan beliau,” imbuh Febri.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *