Oknum TNI Sakit Jiwa Ini Memukuli Polantas, Ini Tanggapan Komandan TNI

Oknum TNI Sakit Jiwa Ini Memukuli Polantas

LiputanInformasi.com – Komandan Korem 031/Wirabima, Brigjen TNI Abdul Karim menyampaikan permohonan maafnya terkait insiden pemukulan yang dilakukan salah seorang personel Korem terhadap anggota lantas Polresta Pekanbaru, Kamis (10/8/2017) sore kemarin.

Terkait personel yang melakukan pemukulan, Danrem mengatakan telah mengambil tindakan tegas. Oknum yang bernama WR pangkat Serda ditempatkan di ruang sel isolasi di Denpom TNI.

Sementara itu, Anggota Polisi Satuan Lalu Lintas Polres Pekanbaru, Bripda Yogi Vernando mengaku sudah memaafkan tindakan prajurit TNI Serda Wira Sinaga (WS) yang memukulnya di Jalan Jenderal Sudirman,

“Saya berlapang dada memaafkan segalanya,” kata Yogi Vernando. Menurutnya, Serda Wira Sinaga juga telah melaporkan sendiri tindakannya ke satuannya setelah melakukan keributan itu. Kemudian perwakilan dari Korem 031/Wira Bima langsung menuju tempat dinas Bripda Vernando di Pos Gurindam Jalan Sudirman dengan Plaza Ramayana.

Oknum TNI Sakit Jiwa Ini Memukuli Polantas
Baca Juga: Fadli Zon Disebut Sebagai Kacung Asing, Ini Tanggapan Fadli

Sebelumnya, Brigjen Abdul Karim mengatakan kalau anggotanya itu mengalami gangguan jiwa sejak pulang tugas dari Papua. “Pulang dari Papua, pada 2014 mulai ada mengalami sakit. Kemudian pada April 2015, yang bersangkutan tidak masuk dinas tanpa izin,” ujar Abdul.

Seperti diketahui, Wira mengalami depresi dan kini sedang menjalani proses rawat jalan. Setiap bulan, Wira dibawa ke Rumah Sakit TNI Putri Hijau di Medan, Sumatera Utara. “Sekali sebulan, dirawat dan konsultasi di Rumah Sakit Putri Hijau dengan dokter jiwa di sana. Sampai sekarang dalam proses perawatan,” lanjut Abdul Karim.

Selama perawatan untuk upaya penyembuhan, Serda Wira biasanya selalu didampingi oleh rekannya sesama prajurit TNI AD. Namun, saat insiden Wira mengamuk lepas dari pengawasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *