Murniati Calon Arsitek Yang Berakhir Tragis di Tangan Kakak Kandung

LiputanInformasi.com – Nasib nahas menimpa Murniati (22). Gadis manis yang masih menempuh kuliah di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu tewas di tangan kakak kandungnya sendiri AR (31). Kisruh masalah warisan diduga menjadi penyebab AR gelap mata hingga akhirnya tega membunuh adiknya sendiri.

Wanita muda itu meninggal dunia di rumahnya, Jalan Makmur, Pondok Rangon, Jakarta Timur, sekitar pukul 02.00 WIB pada Selasa, 10 Januari 2017 dinihari. Saat ditemukan, kondisi Murniati sudah tak bernyawa dengan luka lebam di pelipis kiri bekas benturan, luka robek di bibir kanan, dan diduga ada bekas bekapan.

Polisi pun langsung bergerak cepat mengungkap siapa otak di balik pembunuhan mahasiswi arsitektur semester IV itu. Ada tujuh saksi yang telah diperiksa pihak polisi terkait kasus tersebut.

“Masih penyelidikan, masih. Kita sudah periksa tujuh saksi,” ujar Kapolsek Cipayung Kompol Dedi Wahyudi, Selasa 10 Januari 2017.

Menurutnya, tujuh saksi ini dianggap mengetahui kejadian dan melihat setelah kejadian tersebut. “Kalau saksi lain ada lagi yang mau kita periksa. Tapi kita dalami dulu yang tujuh ini. Mungkin bisa mengerucutkan lebih enak,” tambah Dedi.

Murniati – BACA JUGA >>> Habib Rizieq Datang Memenuhi Panggilan Polda Metro Jaya Untuk Diperiksa

Anehnya, dalam pemeriksaan awal polisi tidak menemukan ada barang-barang korban yang hilang. Kondisi rumah Murniati dalam keadaan bagus,  tak ada yang rusak. “Nggak ada sama sekali yang rusak (kondisi rumah). Posisi barang tidak ada yang hilang,” ujar tante Murniati, Dewi (46).

Dewi juga mengaku heran saat para keluarga dan warga datang, pintu rumah Murniati masih adlam keadaan bagus dan terkunci. “Heran, pintunya nggak rusak dalam kondisi terkunci,” ujar dia.

Soal kunci rumah ini, menjadi petunjuk polisi mengungkap dalam pembunuh Muniarti, Polisi mendapatkan keterangan dari keluarga korban yang menyebutkan pernah kehilangan kunci pintu saat AR datang ke rumah ibu korban.

Selanjutnya penyidik menelusuri keberadaan kunci pintu rumah yang hilang dipegang ibu korban, sedangkan satu kunci lainnya milik korban.

Saat jasad korban ditemukan, polisi menemukan kunci yang dipegang Murniati berada di lokasi kejadian. Polisi mencurigai pembunuhnya adalah orang dekat korban sehingga dugaan tersangka mengarah terhadap AR, Kakak kandung Murniati sendiri.

Sumber: liputan6

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *