Meminta Firza Husein Berfoto Telanjang, Habib Rizieq Dijerat Pasal Berlapis Pornografi

Meminta Firza Husein Berfoto Telanjang

LiputanInformasi.com – Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menetapkan pemimpin FPI (Front Pembela Islam), Rizieq Shihab sebagai tersangka terkait bukti percakapan pornografi dengan Firza Husein di aplikasi WhatsApp.

Akibatnya, ia di jerat pasal berlapis Undang-Undang pornografi, yaitu dugaan pelanggaran delik permintaan pengiriman foto syur Firza Husein. Hasil gelar perkara tim penyidik, disimpulkan diduga Rizieq Shihab melanggar Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 9 juncto Pasal 35 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

“Semua alat bukti sudah kami cross check, sehingga kami menerapkan pasal untuk Habib Rizieq,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (29/5/2017).

Permintaan foto dari Rizieq kepada Firza yang berkonten pornografi dari Rizieq tersebut diduga melanggar Pasal 9 UU Pornografi yang berbunyi, ‘Setiap orang dilarang menjadikan orang lain sebagai objek atau model yang mengandung muatan pornografi.’

Meminta Firza Husein Berfoto Telanjang
Baca Juga: Beredar Di Medos, Beberapa WNI Diduga Terlibat Dengan Kelompok Isis Dalam Insiden Marawi

Dikarenakan Rizieq yang masih melarikan diri, Firza Husein lebih dulu di tetapkan sebagai tersangka karena dugaan memproduksi foto berkonten pornografi dan diduga melanggar Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 32 UU nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Mendengar kabar ini, Eggi Sudjana meminta Presiden Joko Widodo memerintahkan kepolisian untuk menghentikan kasus yang menjerat Rizieq Shihab. “Kami minta kepada Jokowi dengan hormat memerintahkan kepada Kapolri untuk menghentikan atau mengeluarkan SP 3,” ujar Koordinator Tim Advokasi Pembela Ulama dan Aktivis, Eggi Sudjana di Petamburan, Jakarta Pusat, Senin (29/5/2017).

Alasan Eggi adalah ia mengkhawatirkan jika penetapan Rizieq sebagai tersangka, ketentraman dan kedamaian bangsa akan terganggu. Karena alasannya itu, Eggi dan timnya akan mengirimkan surat untuk Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian yang mereka nilai bisa menjadi bahan pertimbangan bagi kepolisian untuk menghentikan kasus Rizieq.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *