Media Meminta Pemerintah Korsel Untuk Membangun Senjata Nukril Sendiri

Media Meminta Pemerintah Korsel Untuk Membangun Senjata Nukril Sendiri

Liputaninformasi – Media Korea Selatan hari ini meminta kepada pemerintah untuk segera membangun senjata nukril sendiri untuk menghadapi ancaman Korea Utara. Seperti yang diketahui, beberapa hari yang lalu Korea Utara masih melakukan uji coba nukril yang sebelumnya jatuh ke samudera Pasifik.

Baca Juga : Arab Saudi Meminta PBB Segera Bertindak Atas Kejadian Rohingnya

Laman Channel News Asia melaporkan, Senin (4/9), dalam perjanjian dengan Amerika pada 1974, Korsel dilarang membangun senjata nukril sendiri. Namun sampai hari ini, ada sekitar 28.500 tentara Amerika masih berada di Korsel sebagai bentuk kerja sama militer dan perlindungan dari serangan Korut.

Media Meminta Pemerintah Korsel Untuk Membangun Senjata Nukril Sendiri

“Ketika senjata nuklir bergemuruh di atas kepala, kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan perlindungan dari AS,” kata editorial koran Donga Ilbo hari ini.

Amerika menempatkan sejumlah senjata nukrilnya di Korsel setelah perang Korea 1950-1953 tapi kemudian menarik semuanya pada tahun 1991. Penarikan tersebut dilakukan karena pihak Korut dan Korsel sepakat berjanji membuat Semenanjung Korea bebas nukril.

“Tidak ada alasan lagi bagi kita untuk patuh pada kesepakatan itu,” kata koran Donga Ilbo.

Presiden Korsel Moon Jae-In meminta Amerika untuk menempatkan beberapa senjata paling ampuhnya untuk dikerahkan melawan Korut. Hal tersebut dilakukan karena pihak Korut kembali melakukan uji coba senjata nukril keenamnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *