Maradona Buka-Bukaan Soal Narkoba Saat Dia Masih di Barcelona

LiputanInformasi.com – Siapa yang tidak mengenal sosok seorang sepakbola legendaris Diego Armando Maradona yang lebih kenal dengan sapaan Maradona. Maradona menjadi pelatih timnas Argentina mulai November 2008 sampai Juli 2010. Ia pun sudah tampil sebanyak 91 kali untuk Argentina dan berhasil mencetak 34 gol. Ia termasuk dalam deretan pesepak bola terbaik abad ini bersama dengan Pele, Johan Cruyff dan Crhstian Vieri.

Ia lahir dalam kemiskinan pada tanggal 30 Oktober 1960 di Lanús tetapi menghabiskan masa kecilnya di Villa Fiorito. Dia adalah anak ke 4 dari 6 bersaudara.

Maradona sendiri lahir di Buenos Aires, Argentina pada 30 Oktober 1960. Pada usia 10 tahun, bakat sepak bolanya ditemukan oleh pencari bakat klub Argentinos Juniors. 2 tahun kemudian dia menjadi maskot klub Los Cebollitas, yang mana dia bertugas untuk menghibur penonton dengan keterampilan sepak bolanya saat jeda pertandingan pada kompetisi divisi utama Argentina, Argentinos Juniors.

Pada tahun 1981, ia dibeli klub Boca Juniors seharga 1 juta poundsterling dan ia berhasil membawa Boca Juniors menjuarai liga untuk pertama kalinya. Saat itu pun kariernya melesat.

Maradona – BACA JUGA >>> Wanita Bisa Lebih Mudah Mencapai Orgasme, Ikuti 5 Tips Ini

Tetapi tak seindah yang ia bayangkan, Maradona mengaku bahwa saat kariernya sedang melesat, ia kecanduan dengan narkoba. Hal itu pun terus menghantuinya hingga kariernya berakhir.

Selama membela Barcelona dan Napoli, ia mengaku sangat menyukai kokain. Kecanduannya tersebut menjadi salah satu alasan mengapa ia gagal tes doping di Piala Dunia 1994. Setelah berjuang keras, Maradona akhirnya bisa melepas dan meninggalkan kecanduannya pada tahun 2004 ketika ia nyaris mati overdosis.

“Saya mulai menggunakan narkoba saat saya berumur 24 tahun. Saat itu saya di Barcelona. Itu adalah kesalahan terbesar yang saya buat dalam hidup saya,” ungkap Maradona pada Canale 5.

“Putri saya meminta saya hidup untuknya saat saya sedang koma. Saya berterima kasih pada Tuhan karena saya dapat mendengar putri dan bangkit kembali,” tambahnya.

Ketika ditanya apakah uang, wanita, atau narkoba yang menjadi masalah utama dalam kariernya yang penuh kontroversi, Maradona langsung menjawab tanpa berpikir panjang. “Narkoba adalah masalah terbesar, narkoba akan membunuh mu. Saya sangat beruntung bisa ada disini dan berbicara dengan Anda. Kalau saya terus melanjutkan hal itu, tak perlu di ragukan lagi saya akan mati.”

“Saya sudah 13 tahun sudah tidak menggunakan narkoba dan saya merasa luar biasa.” tutup pria yang saat ini sudah berusia 56 tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *