Kisah Indrawan Temui Ketua RT 5 Jam Sebelum Siaran Langsung di FB

Kisah Indrawan Temui Ketua RT

LiputanInformasi.com – Mohammad Sidik adalah Ketua RT 08/05 Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Ketua RT berumur 58 tahun yang baru menjabat sebagai Ketua RT itu tidak menyangka dengan kematian Pahinggar Indrawan alias Indra, yang menjadi salah satu warganya didaerah tersebut.

Sidik mengaku bahwa ia baru saja bertemu dengan Indra di hari Jumat (17/3) sekitar pukul 04.00 WIB dan 5 jam kemudian ia nekat mengakhiri hidupnya dengan cara seperti itu.

“Jumat subuh itu tiba-tiba ada yang mengetuk pintu saya, kebetulan saya sudah bangun. Waktu saya buka ternyata Indra dan istrinya yang datang. Awalnya saya nggak tahu ada masalah api, tetapi memang saat itu istrinya keluar air mata,” ujar Sidik saat berbincang dengan Warta Kota di rumahnya, Sabtu (18/3).

Setelah bercerita, ternyata DF cemburu karena mendapati Indra saling mengirim pesan dengan wanita lain. Lalu DF pun mengungkapkan bahwa ia ingin bercerai dengan Indra di depan Ketua RT.

Sidik yang mengetahui masalah tersebut pun memberikan nasihat agar mereka tetap bersama mengingat keempat anaknya yang masih bersekolah, AAZ (14), MZ (13), AN (10), dan MAZ (3).

“Saya bilang begini, ini kan kalian sudah punya anak, kenapa harus sampai berpisah? Apa cuma itu jalan yang bisa ditempuh? Kan hanya gara-gara chatting doang. Masa iya sih cuma gara-gara itu ma uberpisah. Pikirin dulu secara dewasalah, kan sudah punya anak,” jelas Sidik menirukan perkataanya kepada Indra dan DF.

Kisah Indrawan Temui Ketua RT

“Bahkan saya sampai kasih contoh, saya bilang saya sama istri juga pernah ribut sampai saya tidur di dapur, istri di kamar. Masalahnya juga sama, tapi bisa kok diselesaikan. Saya bilang, kalian juga bisa kok selesaikan,” kata Sidik lagi.

Setelah sekitar setengah jam curhat di rumah Ketua RT, Indra dan istrinya lalu pamit untuk kembali ke rumahnya yang hanya berjarak sekitar 20 meter. Setelah itu, Sidik tak tahu apa-apa lagi.

“Jumat subuh setelah pulang dari rumah saya, saya nggak tahu apa-apa. Dan saya juga merasa, masalahnya sudah selesai, lalu sekitar jam 08.00 saya pergi kondangan di RW. Nggak tahu kalau istrinya pergi bawa anak-anak, karena perkiraan saya kan pulang ke rumahnya,” tutur Sidik.

Seperti diketahui, dalam curhatannya di media sosial, Indra sempat berujar dia dan anak-anaknya ditinggalkan oleh istrinya. Padahal, dia mengaku cinta mati terhadap perempuan yang dinikahinya belasan tahun lalu itu.
Tergantung.

Sekitar pukul 13.30 WIB, Sidik baru saja tiba di rumahnya sehabis menunaikan ibadah salat Jumat berjamaah di Masjid Al-Mubarokah Ciganjur.

Baru saja dia mengganti pakaian, anak ketiga pasangan Indra dan DF, yakni perempuan berinisial AN (10), datang ke rumah Sidik. Kepada Sidik, AN memintanya untuk datang ke rumahnya. Dia menghampiri sang Ketua RT sesuai pesan ibunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *