Jokowi Mengunjungi Negara Australia, Turnbull Berharap Bisa Memulihkan Kembali Kerja Sama Militer

Jokowi Mengunjungi Negara Australia

Liputaninformasi – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Negara kanguru (Australia) untuk memulihkan ketegangan yang dialami dua negara tersebut. Dalam kunjungi kali ini, Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull mengaku akan memanfaatkan secara baik untuk memulihkan ketegangan selama ini. Mengingat dulu adanya kasus yang sempat memanas yang mengakibatkan penghentian sementara kerja sama militer antara negara Indonesia dan Negara Australia.

Turnbull mengatakan bahwa dia dan Presiden Joko Widodo sepakat akan memulihkan secara penuh kerja sama pertahanan, pelatihan dan aktivitas-aktivitas lainnya yang sempat diberhentikan. Presiden Jokowi mengunjungi negara Australia kurang dari dua bulan sejak kerja sama militer kedua negara diberhentikan. Kejadian ini kemudian membuat hubungan diplomatik sempat memburuk dan memaksa Kepala Staf AD Australia meminta maaf.

Jokowi Mengunjungi Negara Australia

Kerja sama yang dilakukan antara lain, latihan gabungan dan anti-terorisme untuk melindungi perbatasan. Selain itu, materi yang sempat membuat indonesia tersinggung adalah Indonesia harus memerdekakan Papua, dan penghinaan atas lambang negara.

Sepanjang perjalanan kedua negara ini memang selalu naik turun, namun kedua pemimpin ini menguatkan komitmen mereka untuk memiliki hubungan persahabatab yang kuat. Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa, hubungan yang kuat bisa dibangun ketika kedua negara saling menghormati integritas teritorial, tidak mengintervensi kebijakan dalam negeri dua pihak dan kemampuan untuk mendirikan kerja sama yang simbiosis mutualisme.

Baca Juga :
Pemerintah Malaysia Mengizinkan Pihak KBRI Untuk Bertemu Siti Aisyah
Siti Aisyah, Tersangka Pembunuhan Kim Jong Nam, Masih Akan Di Tahan 7 hari Ke Depan
Jokowi Mengunjungi Negara Australia

Faktor utama kedatangan Presiden Jokowi adalah untuk membahas masalah keamanan dan ekonomi antara dua negara tersebut. Presiden Jokowi juga sudah menemui sejumlah pengusaha dan memastikan iklim investasi di Indonesia kini semakin kuat serta sangat stabil untuk berbisnis.

Selain itu, dalam pertemua empat mata, Turnbull juga membahas soal pemotongan tarif untuk pestisida, herbisida dan gula yang datang dari Indonesia. Turnbull juga mengaku bahwa dia sangat memuji keputusan pemerintahan Jokowi yang mengubah aturan impor sapi.

Kepada harian lokal Australia, Jokowi memandang perlunya patroli gabungan antara Indonesia dan Australia di Laut China Selatan. Pengumuman ini disampaikan pagi tadi, sembari menekankan pentingnya penyelesaian secara dalam dan sesuai dengan hukum internasional. “Sebagai negara maritim dan perdagangan, Australia dan Indonesia adalah mitra alami dengan kepentingan yang sama,” lanjut Turnbull.

Kolaborasi anti-terorisme, termasuk mengembalikan militan asing dari wilayah konflik Suriah dan Irak tetap dilanjutkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *