Jasad Kim Jong – Nam dipulangkan dengan Pertukaran Warga Malaysia

Jasad Kim Jong – Nam : Akhirnya Jasad Kim Jong – Nam di pulangkan ke Korea Utara

Liputaninformasi – ┬áJasad Kim Jong – Nam dipulangkan, Kim Jong Nam merupakan anak sulung dari pemimpin korea utara Kim Jong Il dirinya merupakan kandidat yang dianggap sebagai pewaris takhta dari ayahnya. Beberapa waktu lalu tepatnya tahun Mei 2001 dirinya gagal memasuki Jepang dengan cara menggunakan paspor palsu untuk menunjungi Tokyo Disneyland. Menurut kabar yang tersirat dirinya ingin berpisah dari kasih sayang orang tuanya.

Pada tahun 2010 saudara bungsu tirinya Kim Jong Un disebut sebagai pewaris takhta ayahnya. Pada Februari 2017 dirinya meninggal dunia akibat di racun oleh 2 orang wanita yang berspekulasi menjadi agen Korea Utara di Bandara Udara Internasional Kuala Lumpur.

 

Setelah sempat terjadi ketegangan kedua negara Malaysia dan Korea Utara sepakat untuk melakukan pertukaran. Sembilan warga malaysia yang berada di Korea Utara itu ditukar dengan pemulangan jasad Kim Jong-nam.

Kesembilan warga Malaysia yang ditahan sudah dalam perjalanan dari Korea Utara dan di perkirakan akan sampai di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada Hari ini 31/03/2017.

Jasad Kim Jong – Nam : Perseteruan Malaysia dengan Korea Utara

Pemulangan kesembilan warga dikawal oleh Angkatan Udara Malaysia. Sebagai gantinya, jasad kakak tiri Kim Jong-un itu akan meninggalkan Kuala Lumpur dengan pesawat Malaysia Airlines.

Tindakan ini bertolak belakang saat Malaysia menegaskan tidak akan menyerahkan jasad Jong-nam ke Korut meski mendapatkan permintaan resmi. Namun, Najib berkilah pemulangannya dilakukan setelah pemerintah menerima izin dari keluarga Jong-nam.

Kim Jong-nam tewas terbunuh oleh dua orang wanita dengan menggunakan senjata kimia mematikan saat sedang menanti penerbangan ke Makau, China. Kematian itu juga menyulut memburuknya hubungan diplomatik antara Malaysia dan Korut.

Kebijakan tegas Malaysia yang mengusir Duta Besar Korut Kang Chol untuk meninggalkan negara itu. Rupanya Korut langsung membalasnya, tak sekadar mengusir Duta Besar Malaysia, tetapi juga melarang warganya keluar dari negeri komunis itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *