Gedung Parlemen Inggris di Serang Orang Tidak di Kenal

Gedung Parlemen di Inggris di Serang Teroris

liputaninformasi – Gedung Parlemen, Insiden mengerikan baru terjadi di Inggris Gedung Parlemen di serang. Beberapa tembakan terdengar di dekat Gedung Parlemen Inggris, di pusat kota London, sekitar pukul 14.40 waktu setempat. Aparat Kepolisian Inggris menyatakan aksi penyerangan di depan Gedung Parlemen Inggris sebagai serangan terorisme.

Dalam kejadian itu, seorang polisi diserang dengan pisau. Pelaku penyerangan kemudian dilumpuhkan dengan empat kali tembakkan sebelum dibekuk. Sejumlah saksi mata menyebut ada dua orang pelaku dalam kejadian tersebut. Laporan dari rumah sakit mengatakan seorang tewas dalam insiden tersebut namun jati dirinya belum diungkapkan.

Sebelum menyerang Gedung tersebut, para pelaku sempat menabrakkan kendaraannya ke sejumlah pejalan kaki setelah menerobos trotoar. Lima orang dilaporkan luka-luka. Seorang saksi mata yang sempat merekam kejadian itu dengan Telepon Genggam mengatakan melihat lima orang tergeletak cedera di jembatan Westminster.

Gedung Parlemen : Perdana Menteri Segera di Evakuasi

Ketua Majelis Rendah Parlemen Inggris, David Lidington mengatakan kepada para anggota Parlemen bahwa seorang polisi ditikam dengan pisau. Sidang yang sedang berlangsung di dalam Gedung Parlemen sudah ditunda dan para anggota parlemen diminta untuk tidak ke luar dari gedung.

Sebuah helikopter penyelamat udara dilaporkan telah mendarat di Parliament Square dan beberapa ambulans lainnya terus berdatangan dari gerbang depan untuk menyelamatkan sejumlah orang yang terluka. Sementara sejumlah polisi bersenjata lengkap dikerahkan untuk berjaga-jaga.

Laporan awal megatakan bahwa orang yang menikam polisi tadi ditembak polisi namun belum bisa dikukuhkan sementara penyelidikan terus dilangsungkan.

Wartawan BBC, Laura Kuenssberg, yang berada di sekitar Gedung Parlemen mengatakan para anggota parlemen mendengar ‘tiga atau empat tembakan’.

Sementara redaktur berita Press Association, Andrew Woodcock, menyaksikan insiden dari jendela kantornya.

“Saya mendengar tembakan dan teriakan dari luar dan saya melihat ke luar, ada sekelompok sekitar 40 hingga 50 orang lari dari sudut jembatan ke Alun-alun Parlemen,” tuturnya.

Sebelumnya, seorang pria tidak dikenal dilaporkan ditembak aparat kepolisian tepat di depan Parlemen Inggris, atau dikenal sebagai Palace of Westminster. serangan itu membuat polisi menutup seluruh akses masuk ke dalam gedung tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *