Fakta Fakta Tentang Narkoba Flakka

Flakka Narkoba Jenis Baru yang Sangat Berbahaya

liputaninformasi.com Baru Baru ini dunia di kejutkan dengan munculnya Narkoba Jenis baru Flakka. Obat ini disebut gravel atau kerikil karena berbentuk seperti potongan kristal putih seukuran kerikil di dalam akuarium. Obat ini dibuat menyerupai kokain.

Flakka sangat berbahaya di bandingkan dengan kokain. Sebagian ahli menyebutnya jika menggunakan obat jenis ini dengan takaran yang tidak pas akan tejadi. Lonjakan adrenalin secara ekstrem yang dapat menimbulkan perilaku kekerasan. Dalam kondisi ini, suhu tubuh juga bisa melonjak sangat tinggi.

Efek dari penggunaan obat ini membuat penggunanya merasa memiliki kekuatan super dan kemarahan yang seakan bisa meledak. Seperti yang telah diketahui selama ini bahwa pemakaian atau penggunaan narkoba selalu membawa dampak atau efek buruk bagi penggunanya sendiri.

Apalagi jika pengguna sudah mengalami fase kecanduan, maka efek yang dapat dihasilkan bisa semakin menjadi-jadi. Tak terkecuali dengan narkoba jenis Flakka yang baru-baru ini sedang marak digunakan oleh masyarakat dari berbagai belahan negara di dunia.

Flakka Sangat Berbahaya di bandingkan Narkoba Jenis Lainnya

Salah satu efeknya yang parah adalah memicu pemakainya cenderung melukai dirinya sendiri. Beberapa kasus pecandu Flakka adalah menabrakkan dirinya ke kaca mobil, ke tembok-tembok bangunan dan lain sebagainya. Perilaku tersebut jika orang normal yang menyaksikannya sendiri akan merasa ngeri dan terkesan sangat brutal.

Hal berbeda dirasakan oleh pecandu Flakka sendiri. Mereka sebenarnya tidak menghendaki bertingkah laku sedemikian aneh dan brutalnya apalagi jika menyakiti diri sendiri, akan tetapi perilaku tersebut sebagai akibat dari zat asing berbahaya yang menguasai fungsi kerja tubuh.

Selain sering berlaku menyakiti dirinya sendiri, pecandu Narkoba juga seringkali berperilaku mirip dengan orang gila. Sebenarnya tak jauh berbeda dengan pecandu narkoba jenis lain, akan tetapi pecandu Flakka lebih terlihat mencolok karena perubahan emosinya bisa kapan saja terjadi meski bahkan sebelumnya seolah tidak pernah terjadi apa-apa.

Perilaku pecandu obat ini memang biasanya sering disamakan juga dengan orang gila, karena tak hanya cenderung melukai diri sendiri mereka juga sering tiba-tiba marah dan bersikap galak dengan orang-orang yang mereka temui.

Mengonsumsi Flakka dalam jumlah kadar yang paling rendah saja dapat membawa pengaruh yang amat kuat pada kinerja organ di dalam tubuh bahkan dapat merusak sistem kontrol pikiran manusia. Jika kadar paling rendah tersebut dinaikkan lebih sedikit saja, sudah dapat dipastikan bahwa tak hanya organ dan pikiran saja yang rusak karena efek obat ini namun lebih dari itu penggunanya bisa meninggal lebih cepat sebagai dampak mengkonsumsi narkoba jenis Flakka.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *