Dwi Estiningsih Minta Maaf, Dan Ini Jawaban Telak Dari Achmad Zaenal Effendi

Dwi Meminta Maaf Dan ini jawaban Telak Dari Achmad

Liputaninformasi – Dwi Estiningsih, pemilik akun twitter @estiningsihdwi yang sempat menghina para pahlawan dia uang rupiah baru yang disebutnya sebagai kafir. Setelah mendapatkan kabar bahwa apa yang dilakukannya sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Achmad Zaenal Effendi. Dwi ingin bertemu dengan pelapor dan meminta maaf agar kasusnya tidak diperpanjang lagi.

Iwan Satriawan, yang merupakan salah satu kuasa hukum Dwi menjelaskan bahwa, Kliennya sampai saat ini masih belum menerimah surat panggilan resmi dari Poliso terkait kasus cuitan di Twitternya. Bahkan Iwan dan kliennya sedang berupaya untuk menjalin komunikasi dengan sang pelapor. “Bu Dwi menyatakan ke saya, dia tidak ada maksud untuk menyerang atau menyinggung,” kata Iwan.

Iwan juga berharap bahwa dia dan kliennya bisa duduk bersama sang pelapor. Karena menurut dia, mungkin ada kesalahan presepsi dari sang pelapor, sehingga Kliennya ingin menjelaskannya secara lansung. ” Kan ini masalah persepsi. Jadi jika ada yang tersinggung dengan cuitan tersebut ya harus gentelmen. Ada upaya mengklarifikasi, Bu Esti bisa meminta maaf ” ujarnya.

Jadi bagaimana Tanggapan Dari Sang Pelapor Setelah Mendengar Permintaan maaf Dari Dwi?? 

Dwi Meminta Maaf Dan ini jawaban Telak Dari Achmad

Liputaniformasi – Achmad Zaenal Effendi, selaku pelapor menerima permintaan maaf dari Dwi, tetapi dia menginginkan proses hukum terus berjalan. ” Jika dia ( Dwi ), mau menemu saya, silakan saya terima. Dan saya juga sudah memaafkan, karena dia sudah meminta maaf, namanya manusia punya kesalahan sebesar apa pun Allah pasti memaafkannya,” ujar Achmad saat diwawancara Liputaninformasi.

Achmad juga menyatakan bahwa, secara pribadi dia sudah menerima permintaan Dwi. Akan tetapi, Achmad menginginkan bahwa proses hukumnya akan tetap berlanjut. “Karena kan kita negara hukum, jadi tidak boleh sembarangan, semua ada aturan hukumnya,” imbuhnya.

Achmad kemudian menjawab masih belum memikirkannya saat ditanya apakah akan mencabut laporan setelah mendapatkan permintaan maaf dari Dwi. “Kalau mencabut laporan nanti dulu karena itu proses hukum. Kalau nanti gimana ya, gimana nanti,” lanjutnya.

Achmad juga mengatakan, bahwa cuitan yang dibuat oleh Dwi itu sangat tidak pantas. Apalagi Dwi adalah seorang intelektual yang seharus tidak menyingung para pahlawan yang sudah berjuang untuk kemerdekaan NKRI. “Republik ini dibangun, dimerdekakan dari semua kelompok, golongan, ras, agama yang menginginkan Indonesia merdeka. Jadi tidak ada namanya suku-suku atau agama dalam perjuangan kemerdekaan ini,” papar Zaenal.

Sebelumnya Dwi dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Zaenal selaku Sekretaris Forkapri atas tuduhan penyebaran kebencian berdasarkan SARA. Cuitan Dwi pun ramai dibahas netizen.

Baca juga Berita Dan Informasi Lainnya Disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *