Donald Trump Memuji Kerja Duterte Dalam Memerangi Narkoba

Donald Trump Memuji Kerja Duterte Dalam Memerangi Narkoba

Liputaninformasi – Presiden Filipina, Rodrigo Duterte mengklaim mendapatkan pujian dari presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump. Melalui telepon, Trump memuji keberhasilan atas tindakan keras Duterte dalam memberantas narkoba di Filipina.

Diketahui, Presiden Filipina menelepon Trump pada Jumat sore untuk mengucapkan selamat atas kemenangannya pada pemilu Amerika Serikat. Lalu, Trump membalas memuji keberhasilannya pada tindakan keras anti-kejahatan, sekitar 4.800 orang telah tewas sejak Juni.

Donald Trump Memuji Kerja Duterte Dalam Memerangi Narkoba

“Saya bisa mengendus hubungan baik dengan presiden terpilih Trump. Dia berharap saya berhasil dalam upaya kampanye melawan masalah narkoba,” ungkap Duterte seperti dilansir dari laman Daily Mail, Senin (5/12). Dilankjutkan “Dia (Trump) mengatakan, kamu melakukannya sebagai bangsa yang berdaulat dengan cara yang benar”.

“Ini adalah ungkapan dorongan. Saya tahu maksud Trump adalah bahwa negaranya akan menjadi yang terakhir untuk ikut campur dalam urusan negara kami,” ujar Duterte.

“Trump juga sensitif dan khawatir tentang narkoba. Dan dia ingin saya tetap melanjutkan kampanye itu. Trump juga mengatakan bahwa kita lakukan sebagai sebuah negara yang berdaulat, dengan cara yang tepat, ” kata Duterte, Minggu, 4 Desember 2016.

Kebijakan presiden Duterte ini sebenarnya sudah mendapatkan kencaman dari berbagai pihak. Baik dari Uni Eropa, Peserikatan Bangsa – Bangsa ( PBB ), dan Presiden Amerika Serikat Barack Obama.

Bahkan kedua negara tersebut sempat ingin membatalkan beberapa perjanjian, termasuk kerja sama keamanan yang telah bertahan selama puluhan tahun.

Namun setelah kejadian seperti ini, hubungan kedua negara pun semakin membaik setelah terpilinya Trump sebagai presiden. Trump juga mengatakan, pemerintahannya setuju untuk terus menjalin hubungan kerja sama diberbagai bidang. Bahkan Trump juga akan mengikuti langka – langka Duterte dalam memberantas narkoba di Amerika Serikat.

Duterte memenangkan pemilihan presiden pada Mei 2016 setelah berikrar untuk membunuh puluhan ribu tersangka kasus narkoba. Sejak menjabat, ia mendesak polisi dan warga sipil untuk membunuh pengguna narkoba.

Duterte juga mengatakan ia akan senang menyembelih 3 juta pecandu narkoba dan menyamakan kampanyenya dengan usaha pemimpin Nazi Adolf Hitler untuk menghapus Yahudi di Eropa.

Baca Juga Berita dan Informasi Lainnya DISINI.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *