Donald Trump Ikuti Program Tax Amnesty yang Diberlakukan Jokowi

Donald Trump Ikuti Program Tax Amnesty Seperti yang Dilakukan Indonesia

Liputaninformasi – Donald Trump memiliki banyak planning yang akan dijalankan saat menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat (AS). Beberapa prosedur Trump dinilai hampir sama dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Dimana Donald Trump Ikuti Program Tax Amnesty yang dijalankan pemerintah indonesia sebagai kebijakan untuk mendorong pembangunan infrastruktur (prasarana). Selain itu, Trump dinilai akan menjalankan program pengampunan pajak (tax amnesty) seperti yang sedang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia.

Dunia melihat program pengampunan pajak atau tax amnesty yang dijalankan oleh pemerintah Indonesia sangat berhasil. Alasannya, Indonesia mampu membawa pulang dana-dana warga yang disimpan di luar negeri. Pemerintah Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan mengikuti kebijakan yang telah dijalankan sejak Juli lalu ini. Dan oleh karena hal tersebutlah Donald trump Ikuti program tax amnesty yang diberlakukan oleh Presiden indonesia ini

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong‎ mengatakan, AS membutuhkan dana besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Penasihat Donald Trump sedang mempertimbangkan untuk ikut mengadakan kebijakan pengampunan pajak. Kekayaan warga AS yang saat ini berada di luar negeri mencapai US$ 2,5 triliun. Dengan mengadakan kebijakan pengampunan pajak, dana-dana tersebut mampu kembali ke AS dan bisa digunakan untuk memajukan pertumbuhan ekonomi.
Lembong menuturkan, dalam kampanyenya Trump selalu mementingkan untuk kembali mendorong pembangunan infrastruktur di AS guna menaikan perekonomian.

Ini serupa dengan program yang dirancang oleh Presiden Jokowi. Lembong juga mengungkapkan, yang membedakan Program pembangunan infrastruktur ‎Trump dengan Jokowi adalah sumber pendanaan.

Rencana Amerika Serikat Untuk Menginvestasi Pembangunan Infrastruktur

Amerika Serikat akan menginvestasi pembangunan infrastruktur dengan Anggaran Pendapatan Negara (APBN) karena kondisi keuangan yang stabil. Sedangkan untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia, sumber pendanaan masih mengandalkan investor, karena uang negara yang tidak cukup. Planning pembangunan infrastruktur di Amerika Serikat bakal mendorong konsumsi. Hal ini pun dinilai akan berdampak positif bagi Indonesia sebab akan ada peningkatan ekspor ke Amerika Serikat.

Tentu saja, Thomas melanjutkan, jika memang Trump benar-benar akan menjalankan kebijakan tersebut, Indonesia bisa perlu untuk waspada. Alasannya, ada beberapa dana dari warga AS yang berada di Indonesia. Namun jika program tersebut benar-benar dijalankan maka Eropa yang bakal banyak terpukul. Kebanyakan uang itu disimpan di Eropa. Jadi kalau itu terjadi mungkin repatriasi secara besar-besaran terjadi dari Eropa ke Amerika. Contohnya perkembangan yang harus diwaspadai,” ucap Lembong. Lembong mengungkapkan, kebijakan tax amnesty yang diselelanggarakan Pemerintah Indonesia sangat berhasil.  Dimana hal tersebut dilakukan melalui tangan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan dinilai program paling berhasil dalam sejarah dunia. Karena itu membuat AS melirik kebijakan tersebut untuk ditiru.

Baca juga Berita dan Informasi lainnya Hanya Disini

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *