Basuki Terkepung di Balai Kota Jakarta Pusat

Pemprov DKI Bersama Gubernur Basuki Tjahaya Purnama

LiputanInformasi Pemprov DKI Jakarta menggelar puncak peringatan Hari Anak Jakarta Membaca (Hanjaba) 2016. Acara tersebut dihadiri langsung oleh gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama, Ahok.

Ahok sejak pagi sudah terkepung oleh ramainya anak anak. Mereka menunggu dengan sangat antusias menunggu Gubernur Ahok sampai ke lokasi. Mereka berbaris dengan rapi dan penuh harapan untuk menemui Ahok.

Akhirnya mobil yang membawa sang Gubernurpun akhirnya tiba di lokasi. Anak-anak yang tadinya berbaris rapi langsung sedikit acak dan berlomba melambaikan tangan.

“Halo semua. Pagi. Ya..ya….,” sapa Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Menteng, Jakarta Pusat.

Tidak perlu menunggu lama akhirnya Barisan pun buyar dan mereka langsung merapat ke Ahok sambil melambaikan tangan.

“Pak Ahok. Halo Pak Ahok. Salim Pak, salim,” teriak anak-anak itu sambil melambaikan tangan.

“Hati-hati,” ucap Ahok.

Setelah berebut salam dan sapa, anak-anak bersama para pendampingnya memaksa mantan Bupati Belitung Timur itu foto bersama. Tampak raut wajah Ahok tersipu dan bingung.

“Ini mau foto di mana. Di sini?” tanya Ahok.

Seputar tentang Basuki Tjahaja Purnama

Ahok (lahir di Manggar, Belitung Timur, 29 Juni 1966) kini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta sejak 19 November 2014. Sebelum menjadi gubernur, Basuki pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI dari 2012-2014 mendampingi Joko Widodo sebagai Gubernur.

Sebelumnya Ahok merupakan anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat periode 2009-2014 dari Partai Golkar namun mengundurkan diri pada 2012 setelah mencalonkan diri sebagai wakil gubernur DKI Jakarta untuk Pemilukada 2012. Dia pernah pula menjabat sebagai Bupati Belitung Timur periode 2005-2006. Ia merupakan etnis Tionghoa pertama yang menjadi Bupati Kabupaten Belitung Timur.

Bersama Joko Widodo, Basuki mencalonkan diri sebagai pasangan calon kepala daerah Jakarta. mereka memenangkan pemilu dengan presentase 53,82% suara. Pasangan ini dicalonkan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Pada tanggal 1 Juni 2014, karena Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengambil cuti panjang untuk menjadi calon presiden dalam Pemilihan umum Presiden Indonesia 2014, Basuki Tjahaja Purnama resmi menjadi Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta. Setelah terpilih pada Pilpres 2014, tanggal 16 Oktober 2014 Joko Widodo resmi mengundurkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta. Secara otomatis, Basuki menjadi Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta. Basuki melanjutkan jabatannya sebagai Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta tanpa dukungan partai (independen) hingga pun dirinya dilantik sebagai Gubernur DKI pada 19 November 2014.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *