Aktivis Antikorupsi Melakukan Demo Tolak Hak Angket KPK DI DPRD

Aktivis Antikorupsi Melakukan Demo Tolak Hak Angket KPK DI DPRD

Liputaninformasi – Sejumlah aktivitas antikorupsu Yogyakarta menggelar demonstrasi untuk menolak hak angke KPK di Gedung DPRD DIY, kamis (15/6). Para aktivitas antikorupsi ini menilai hak angket tersebut adalah upaya untuk melemahkan KPK.

Dalam aksi tersebut, terlihat para aktivis antikorupsi melakukan orasi dan membentangkan berbagai spanduk atau poster yang berisi dukungan untuk KPK.  Selain itu, para massa aksi juga mendatangi fraksi PDIP, PAN dan Golkar untuk menempelkan tulusan berisi Nawa Cita Presiden Jokowi di depan pintu fraksi.

“Kami menuntut Presiden Jokowi agar menegakkan Nawa Cita. Kami juga meminta agar Presiden Jokowi untuk meminta partai pendukungnya mundur dari pansus hak angket KPK,” ucap Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Ernawati.

Baca Juga : Lulung Dan Anggotanya Bakal Menjenguk Ahok Di Rutan Brimob
Aktivis Antikorupsi Melakukan Demo Tolak Hak Angket KPK DI DPRD

Ernawati menjabarkan ada sejumlah permasalahan hukum dalam pansus hak angket. Menurutnya, bedasarkan pasal nomor 79 ayat 3 Undang-undang MD3, hak angket hanya bisa dilakukan untuk pemerintah. Bahkan, kata Ernawati, KPK bukan lembaga pemerintah tetapi lembagi independen.

“Selain itu Pansus hak angket KPK hanya terdiri dari 7 fraksi saja. Padahal dalam pasal 201 UU MD3 memberikan syarat pembentukan pansus terdiri daei semua fraksi,” ungkap Ernawati.

Ernawati juga menilai bahwa ada motif tertentu di balik pembentukan pansus hak angket. Pasalnya, saat ini isu tersebut bergulir hingga adanya revisi UU KPK. “Aksi ini merupakan bentuk dukungan dari Yogyakarta untuk KPK. Kami menolak hak angket karena akan melemahkan KPK,” pungkas Ernawati

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *