Majelis Hakim : Ahok Di Vonis Dua Tahun Penjara Dan Lansung Ditahan Karena Kasus Penistaan Agama

Ahok Di Vonis Dua Tahun Penjara Dan Lansung Ditahan

Liputaninforamsi – Terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah dinyatakan bersalah oleh Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Utara. Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto juga memerintahkan agar Ahok itu lansung ditahan selama dua tahun lamanya.

“Terbukti secara sah melakukan tindak pidana penodaan agama, penjara 2 tahun,dan lansung ditahan” kata Dwiarso, Selasa (9/5).

Vonis yang diterima Ahok ini lebih berat dibandingkan tuntan dari Jaksa Penuntut Umum. Dalam penuntutan, Ahok dituntut Jaksa satu tahun penjara dengan dua tahun percobaan. Sebelumnya Ahok didakwa dengan Pasal 156 KUHP. Yang isinya “Barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun”.

Baca Juga : HTI Resmi Dibubarkan Pemerintah Karena Anti Pancasila Dan UUD Republik Indonesia
Ahok Di Vonis Dua Tahun Penjara Dan Lansung Ditahan

Namun menurut JPU, Ahok tidak bisa dituntut dengan menggunakan pasal 156a, karena pidato terdakwa yang menyinggung surat Al-Maidah ayat 51 tak memenuhi unsur niat melakukan penghinaan agama. Dia menjelaskan, penerapan Pasal 156a KUHP berdasar pada UU No 1/PNPS Tahun 1965 di mana hanya bisa diterapkan apabila pelaku memiliki niat. Namun dalam perkara ini, mantan Bupati Belitung Timur itu tak terbukti memiliki niat menghina agama

Setelah selesai sidang, Ahok pun lansung dibawa dengan mobil polisi. Ahok juga terlihat meninggalkan gedung persidangan dari pintu samping dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Ahok langsung dibawa dengan mobil polisi.

“Iya ditahan di Rutan Cipinang-nya yah bukan di lapas,” kata Kalapas Cipinang Petrus Kunto kepada wartawan, Selasa (9/5).

Sementara itu, Kepala Rutan Cipinang Asep Sutandar membenarkan kalau Ahok ditahan di sana. “Iya (di Rutan),” kata dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *